Capres dan Duniaku. Powered by Blogger.
Home » » Umat Muslim SeDunia Mengutuk Pertumpahan darah

Umat Muslim SeDunia Mengutuk Pertumpahan darah

Umat Muslim yang tinggal di kota tersuci Islam mengatakan mereka tidak dapat mengerti mengapa sebagian orang sesama warga Muslim membenarkan tindakan teroris atau kekerasan atas dasar agama.
    Peziarah Muslim berjalan untuk mengikuti upacara ”Jamarat”, yaitu  upacara merajam Setan secara simbolis, di mana mereka melemparkan  kerikil ke pilar-pilar, di Mina, dekat kota suci Mekkah, pada Oktober  2013. [Fayez Nureldine/AFP]
  • Peziarah Muslim berjalan untuk mengikuti upacara ”Jamarat”, yaitu upacara merajam Setan secara simbolis, di mana mereka melemparkan kerikil ke pilar-pilar, di Mina, dekat kota suci Mekkah, pada Oktober 2013. [Fayez Nureldine/AFP]

Tulisan Yang Berhubungan

Selama kunjungan ke Mekkah, tempat dilaksanakannyaibadah haji tahunan di Arab Saudi, warga dari berbagai lapisan masyarakat mengungkapkan kepada Khabar Southeast Asia kemarahan dan kekecewaan mereka terhadap cara segelintir orang memelintir makna ajaran jihad dan mengarahkannya ke sikap ekstrem.
Zaki ud-din, seorang manajer hotel, mengatakan ia menanyakan pertanyaan ini kepada dirinya sendiri: karena Islam adalah agama damai yang sama sekali tidak mendukung kekerasan apa pun, mengapa ada kesimpangsiuran tentang penafsiran jihad ?
“Para Haji (peziarah), yang berinteraksi dengan saya setiap hari, datang ke sini dan berdoa untuk perdamaian,” katanya kepada Khabar .”Saya bertanya-tanya mengapa beberapa kelompok Muslim bersikeras melakukan kekerasan? Jika mereka yakin bahwa mereka benar, maka mereka telah menyalahartikan Islam.”
Sheikh al Tayab al Madni, seseorang dari Lembaga Tinggi Penggalakan Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan, bertempat di Universitas Umm al-Qura di Mekkah, memberikansudut pandang akademis.
“Para akademisi terkenal dari setiap wilayah dunia dan dari semua arus pemikiran secara tegas mengeluarkan perintah yang melawan ekstrimis dan orang-orang yang melakukan kekerasan atas nama Islam,” katanya kepada Khabar. ”Adalah mengejutkan bahwa mereka masih tidak menahan diri dari membunuh orang tak berdosa dan melakukan semua tindakan yang tidak Islami."
“Kami menentang segala bentuk kekerasan yang diwujudkan dalam nama jihad. Orang-orang ini tidak melakukan hal yang baik terhadap Islam, malah mereka telah mencoreng citra umat Islam di seluruh dunia dan misi dakwah (penyebaran Islam) telah mengalami kemunduran serius,” tambahnya.
Abdul Jabbar Qasmi, seorang instruktur Haji dan Umrah setempat, berkomentar bahwa orang-orang dari seluruh dunia berkumpul di Mekkah untuk berdoa bagi perdamaian dunia dan kesejahteraan manusia. Itulah makna mengelilingi Ka'bah dan melaksanakan ibadah Haji mengajarkan para penganut iman Islam, katanya kepada Khabar.
“Menurut saya, perdamaian adalah definisi Islam, dan mereka yang ingin menghancurkan perdamaian tidak pernah bisa menjadi orang Muslim,” katanya. ”Hanya Allah yang memiliki kewenangan untuk mengambil kehidupan.
“Menurut Al-Qur'an, semua manusia adalah Mukarram (dihormati) dan Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa kesucian suatu kehidupan dan harkat manusia jauh lebih penting daripada kesucian Ka'bah,” kata Qasmi. ”Oleh karena itu, sudah jelas bahwa kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam Islam. Mereka yang melakukannya bukan Muslim, dan orang-orang yang menamainya jihad adalah musuh-musuh Islam.”
Share this on your favourite network

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS