Capres dan Duniaku. Powered by Blogger.
Home » » Jokowi -Kalla Terlalu Meredahkan Martabat Rakyat

Jokowi -Kalla Terlalu Meredahkan Martabat Rakyat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Juru bicara Jokowo-JK Hasto Kristiyanto menyebut dari paparan di debat terakhir, nampak sekali berbeda cara pandang antara Jokowi dan Prabowo terhadap rakyat. Ada kesan Prabowo memandang rendah rakyat.
"Debat capres terakhir membuka bawah sadar rakyat, bagaimana rakyat hanya dilihat sebagai "mulut" yang direndahkan martabatnya seolah hanya perlu pangan saja. Sebaliknya, Jokowi sungguh mengerti kehidupan rakyat Indonesia. Sebab tidak pernah sedikitpun Jokowi memandang rendah rakyatnya," tegas Hasto usai menyaksikan debat capres/cawapres di Jakarta, Sabtu (5/7/2014) malam.
Menurut Wakil Sekjen PDI Perjuangan ini, pandangan yang merendahkan rakyat tersebut sejalan dengan hasil potret psikologis terkait dengan motivasi untuk mengadakan afiliasi yang rendah. Selain itu rakyat juga menjadi obyek kebijakan.
"Misalnya terkait dengan kebijakan impor daging sapi yang terjadi di zaman Hatta Rajasa sebagai Menko Perekonomian, ternyata tidak hanya dikorupsi. Rakyat harus memikul harga daging tinggi," sindir Hasto.
Dia menyesalkan cara pandang yang bertolak belakang itu, sebab bagi Prabowo-Hatta yang katanya memperjuangkan kehidupan petani, seharusnya melihat rakyat dalam pandangan yang utuh.
Rakyat, kata Hasti,  sebagai kesatupaduan antara jiwa dan raga. Rakyat yang bermanfaat, bukan rakyat dari aspek "mulut"nya saja.
"Berbeda dengan Jokowi, revolusi mental menempatkan rakyat sebagai subyek. Blusukan menempatkan rakyat sebagai "pemilik negeri" yang harus didatangi oleh pemimpinnya," tandas Hasto.
Share this on your favourite network

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS